0 Comment
Metrotvnews.com, Surabaya: Muhammad Mujahin, Kuasa hukum H. Chodin, membenarkan tamu yang datang kerumah mewah nomor 50-52 di Jalan Sidorame, Kecamatan Semampir, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (19/3/2015) malam adalah penyidik KPK.

"Iya, tamu yang datang adalah petugas KPK," kata Muhammad Mujahin, sesaat setelah petugas KPK masuk ke rumah mewah berlantai dua itu ketika menemui sejumlah media, Kamis (20/3/2015) malam.

Mujahin menjelaskan, kedatangan anggota lembaga antirasuah ke rumah klien-nya itu, hanya untuk klarifikasi kesaksian Fuad Amin ke KPK, yang mengatakan pernah menitipkan barang kepada Chodin.

"Kedatangan KPK ke sini tidak melakukan apa-apa kok, mereka hanya mengklarifikasi saja bukan penggerebekan," dalihnya.

Dia menceritakan, Fuad Amin sebelumnya pernah menitipkan rumah dan barang. Namun, menurutnya, setelah barang tersebut itu dicari tidak ada. "Jadi waktu lalu, Fuad Amin mengatakan pernah menitipkan barang ke sini, tapi tidak ada kok. Hanya satu saja yang dititipkan, yaitu rumah di Dian Istana, Surabaya. Jadi ini hanya klarifikasi saja," elaknya.

Diberitakan sebelumnya, petugas KPK dikawal personel polisi mendatangi rumah mewah berlantai dua yang dikabarkan milik seorang pengusaha besi tua di Surabaya bernama H Chodin. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kedatangan KPK ke rumah H Chodin ini berkaitan dengan kasus Fuad Amin yang tengah ditangani KPK.

Kedatangan KPK ini, sempat menjadi perhatian warga sekitar yang berjubel di pinggir jalan di sekitar rumah mewah berlantai dua tersebut. Bahkan, jalanan ikut macet, karena banyak kendaraan yang melintas di lokasi, melambatkan kendaraannya ikut menyaksikan apa yang tengah terjadi. 
MEL

Sumber : http://jatim.metrotvnews.com/read/2015/03/20/373923/gerebek-rumah-mewah-di-surabaya-mujahin-hanya-mengklarifikasi

Post a Comment

 
Top